Jakarta, Jurnal09.com – Komitmen membangun pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik terus diperkuat. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Daerah Khusus Jakarta, Wachid Wibowo, memberikan pengarahan langsung kepada seluruh jajaran pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Narkotika Jakarta tersebut dihadiri oleh Plh. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta Edi Sigit Budiman, para pejabat struktural, serta seluruh pegawai sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas kinerja dan soliditas organisasi.
Dalam arahannya, Wachid Wibowo menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan sangat bergantung pada kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan peraturan yang berlaku. Menurutnya, SOP bukan sekadar pedoman administratif, melainkan fondasi utama dalam menciptakan sistem kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Laksanakan tugas dan fungsi sesuai SOP yang berlaku. Tingkatkan profesionalitas, loyalitas, disiplin, integritas, serta akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Wachid di hadapan seluruh pegawai.
Lebih dari itu, Kakanwil menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab. Di tengah tantangan pemasyarakatan yang semakin kompleks, setiap pegawai dituntut mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
Tak hanya menyoroti aspek internal, Wachid juga mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergitas dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik antarunit kerja di lingkungan pemasyarakatan maupun dengan instansi eksternal dan pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang efektif, humanis, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta pembinaan yang optimal bagi warga binaan.
“Tantangan ke depan tidak bisa dihadapi sendiri. Diperlukan kerja sama, komunikasi, dan sinergitas yang kuat agar seluruh tugas dan fungsi pemasyarakatan dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Suasana pengarahan berlangsung penuh semangat dan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang modern, bersih, dan berintegritas.
Melalui kegiatan ini, jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas, menjaga profesionalisme, serta terus membangun sinergitas demi terciptanya pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas, transparan, dan dipercaya masyarakat.
( Rico Ray )
