Home » Gerak Cepat Brimob Bantu Padamkan Kebakaran Delapan Asrama Polres Sumbawa Barat

Gerak Cepat Brimob Bantu Padamkan Kebakaran Delapan Asrama Polres Sumbawa Barat

Sumbawa Barat, Jurnal09.com – Respons cepat personel Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor menjadi salah satu faktor penting dalam upaya penanganan kebakaran yang menghanguskan delapan unit camp (asrama) milik personel Polres Sumbawa Barat, Rabu (10/6/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.30 WITA itu diduga dipicu oleh korsleting listrik pada salah satu bangunan asrama. Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain yang berada di kawasan camp Polres Sumbawa Barat.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan delapan unit asrama beserta seluruh perabotan dan barang-barang milik penghuni hangus dilalap si jago merah. Hingga saat ini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh salah seorang penghuni asrama, Brigpol Gus Romi Suta Narayana. Saat berada di dalam camp, ia mencium aroma gosong yang tidak biasa. Setelah melakukan pengecekan, Brigpol Romi mendapati asap pekat dan kobaran api telah muncul dari salah satu bangunan asrama milik Bripda Anak Agung.

Menyadari situasi darurat tersebut, Brigpol Romi segera memberikan peringatan kepada penghuni asrama lainnya. Para penghuni kemudian berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat diselamatkan sembari melakukan pemadaman awal dengan peralatan seadanya.

Pada saat yang sama, bantuan segera diminta kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa Barat dan Satuan Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor.

Sekitar pukul 14.00 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Namun besarnya kobaran api serta material bangunan yang mudah terbakar membuat api terus menjalar dan sulit dikendalikan.

Melihat kondisi tersebut, personel Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor yang dipimpin langsung oleh Danki 2 Yon B Pelopor AKP Heri Hartono bergerak cepat menuju lokasi dengan mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC).

Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.10 WITA, personel Brimob langsung melakukan penyemprotan menggunakan Water Cannon bertekanan tinggi ke titik-titik api yang paling besar. Tembakan air dari kendaraan AWC mampu menjangkau bagian dalam bangunan yang terbakar sehingga mempercepat proses pengendalian kobaran api.

Kerja sama yang solid antara personel Brimob, petugas pemadam kebakaran, anggota Polres Sumbawa Barat, dan masyarakat sekitar akhirnya membuahkan hasil. Kobaran api yang sempat mengancam bangunan lain berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas lebih jauh.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas berhasil memadamkan api secara menyeluruh pada pukul 16.00 WITA. Selanjutnya dilakukan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Gerak cepat dan kesiapsiagaan personel Brimob dalam membantu penanganan kebakaran tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kehadiran kendaraan AWC beserta personel Brimob di lokasi dinilai sangat membantu mempercepat proses pemadaman dan meminimalisasi dampak yang lebih besar.

Pihak kepolisian memastikan penyelidikan terkait penyebab kebakaran terus dilakukan, sementara pendataan kerugian para penghuni asrama masih berlangsung.

“Kehadiran Brimob dalam situasi darurat seperti ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat dan sesama anggota, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif,” ujar salah satu petugas di lokasi kejadian.

( Rico Ray )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *