Lawan Banjir dengan Tungku: Semangat Dapur Mandiri Emak-Emak RW. 01 Kembangan Hadapi Banjir

Jakarta, Jurnal09.com – Di tengah kepungan air yang merendam pemukiman, kepulan asap dari sebuah dapur darurat di lingkungan RT 009/RW 01 Kembangan Selatan, Jakarta Barat, menjadi simbol harapan.

Sejak fajar menyingsing, para ibu atau “emak-emak” di wilayah tersebut sudah sibuk bergelut dengan penggorengan dan panci besar untuk memastikan perut warga tetap terisi. Sabtu, 24/1

Di bawah koordinasi Ibu Yuli, dapur mandiri ini didirikan secara swadaya. Tidak ada perintah formal, hanya panggilan kemanusiaan untuk saling bantu di tengah musibah yang melanda.

Foto : Wawan

Hal yang luar biasa dari aksi ini adalah kenyataan bahwa sebagian besar ibu-ibu yang memasak di dapur mandiri ini sebenarnya juga merupakan korban banjir. Meski rumah mereka sendiri terendam air dan banyak perabotan yang rusak, mereka memilih untuk menunda pembersihan rumah demi mendahulukan konsumsi warga.

“Kita semua merasakan sulitnya air masuk ke rumah, tapi kalau tidak ada yang masak, nanti warga malah jatuh sakit karena lapar,” ujar Ibu Yuli di sela-sela kesibukannya membungkus nasi.

Dapur mandiri ini menjadi tumpuan bagi warga yang tidak bisa beraktivitas karena akses jalan terputus dan peralatan dapur terendam.

Aksi emak-emak RT 009/RW 01 ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah bencana, solidaritas bertetangga adalah bantuan pertama dan utama yang paling dirasakan manfaatnya. Red

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *