Jakarta, Jurnal09.com – Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jakarta Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu sepak bola akar rumput.
Mengawali tahun 2026, PSSI Jakarta Barat resmi menyelenggarakan kursus kepelatihan lisensi D PSSI Diploma yang dipusatkan di Lapangan bIMBA AIUEO, Intercon, Joglo,Jakarta Barat. Jumat, 30/1.
Program pengembangan sumber daya manusia ini dirancang secara komprehensif dan terbagi ke dalam dua waktu pertemuan:
- Sesi I: 30 Januari – 1 Februari 2026
- Sesi II: 6 Februari – 9 Februari 2026
Untuk memastikan standar kualitas pelatihan, PSSI Jakarta Barat menghadirkan deretan sosok berpengalaman di dunia kepelatihan nasional. Bertindak sebagai Coach Educator adalah Akhsanul Viddin dan Achmad Yani, yang didampingi langsung oleh sosok legendaris sekaligus teknokrat sepak bola Indonesia, Mundari Karya, selaku mentor.
Kehadiran para pengajar ini diharapkan mampu mentransfer ilmu modern, mulai dari metodologi latihan, pemahaman taktik, hingga pengembangan karakter pemain muda.
Pemilihan Lapangan bIMBA AIUEO Intercon sebagai lokasi kegiatan dinilai sangat strategis untuk mendukung praktik lapangan para peserta. Selama total tujuh hari pelatihan, para calon pelatih akan digembleng dengan materi teori, diskusi di dalam kelas dan praktik langsung di lapangan.
“Peningkatan kualitas pelatih adalah kunci utama transformasi sepak bola. Dengan pelatih yang terlisensi dan teredukasi dengan baik, bibit-bibit muda di Jakarta Barat akan mendapatkan arahan yang tepat sesuai kurikulum sepak bola yang benar,” ujar perwakilan penyelenggara.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PSSI Jakarta Barat terus konsisten menciptakan ekosistem sepak bola yang profesional, dimulai dari peningkatan kualitas para “arsitek” di pinggir lapangan. Red

