Jakarta, Jurnal09.com — Bentuk kepedulian terhadap pengembangan bakat sepak bola anak usia dini terus berdatangan dari berbagai pihak. Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Dr. Lenis Kogoya, secara resmi mendirikan Sekolah Sepak Bola (SSB) Lentera Timur sebagai wadah pembinaan generasi muda.
Langkah ini diambil Dr. Lenis Kogoya atas dasar keperduliannya yang mendalam terhadap masa depan anak-anak yang memiliki potensi hebat di bidang olahraga, namun kerap terhalang oleh keterbatasan biaya. Melalui SSB Lentera Timur, seluruh anak yang bergabung difasilitasi penuh dan dibina secara intensif tanpa dipungut biaya sepeser pun.
“Kami memberikan wadah untuk anak-anak kita berprestasi, di SSB Lentera Timur, tanpa dibebankan biaya” Ungkapnya,
“Sepakbola itu milik semua anak bangsa, bukan hanya mereka yang mampu secara finansial. Banyak talenta hebat di tanah air yang lahir dari keluarga sederhana. Tidak ada alasan untuk mematikan potensi anak. Tugas orang tua adalah memberikan doa dan dukungan, tugas kami adalah menempa mereka menjadi pemain yang tangguh dan berkarakter untuk masa depan NKRI.” Tegas Lenis, saat di temui lapangan Romsol Kemanggisan, Jakarta Barat. 4/8
Meski usianya belum genap satu tahun sejak pertama kali dibentuk, SSB Lentera Timur telah menunjukkan taringnya di dunia sepak bola usia dini. Keikutsertaan di Liga Jakarta Barat Junior League (JBJL) yang di selenggarakan PSSI Jakarta Barat SSB Lentera Timur makin menunjukkan Kiprahnya dalam memberikan kesempatan anak-anak untuk unjuk bakat. Dalam waktu singkat, anak-anak asuhan Lentera Timur sukses mengantongi berbagai prestasi dan torehan piala di sejumlah ajang turnamen.
Dr. Lenis Kogoya berharap SSB Lentera Timur tidak hanya menjadi tempat mengasah kemampuan mengolah si kulit bundar, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta rasa cinta tanah air bagi para pemain muda yang kelak diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional. Wawan