Sumbawa Besar, NTB, Jurnal09.com – Respons cepat dan langkah sigap Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa dalam menangani kerusakan Traffic Light di Simpang Karaci menuai apresiasi dari masyarakat. Fasilitas pengatur lalu lintas yang selama ini menjadi sorotan karena tidak berfungsi normal dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, kini mulai mendapat penanganan serius melalui sinergi antara Dishub Sumbawa dan Dishub Provinsi NTB.
Keseriusan pemerintah terlihat dari turunnya tim teknis Dinas Perhubungan Provinsi NTB yang langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem Traffic Light beserta seluruh komponen pendukungnya. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan sekaligus mempercepat proses perbaikan agar fasilitas tersebut dapat kembali berfungsi optimal.
Penanganan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang digelar di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi NTB pada Kamis (18/6/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Bidang Prasarana Dishub Sumbawa, Arpandinata, S.AP., bersama Kepala Seksi Perencanaan dan Pembangunan Prasarana Perhubungan, Putera Wijaya Ningrat, S.AP.
Kepala Seksi Perencanaan dan Pembangunan Prasarana Perhubungan Dishub Sumbawa, Putera Wijaya Ningrat, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan fasilitas lalu lintas tersebut.
“Ini merupakan langkah proaktif Dinas Perhubungan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus memastikan kelancaran arus kendaraan di Simpang Karaci,” ujarnya.
Menurut Putera, pemeriksaan dilakukan secara detail guna mengetahui sumber kerusakan yang menyebabkan lampu lalu lintas tersebut tidak berfungsi normal dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami ingin memastikan seluruh sistem kembali berjalan dengan baik sehingga fungsi Traffic Light sebagai pengatur arus kendaraan dapat maksimal. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Langkah cepat yang dilakukan Dishub Sumbawa mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai koordinasi yang terjalin antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi menunjukkan komitmen nyata dalam merespons persoalan yang berkaitan langsung dengan keselamatan publik.
Selama beberapa bulan terakhir, kondisi Traffic Light Simpang Karaci yang tidak berfungsi kerap dikeluhkan pengguna jalan. Selain menimbulkan kemacetan pada jam-jam tertentu, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko kecelakaan di salah satu titik lalu lintas yang cukup padat di Kota Sumbawa Besar.
Kini, dengan dimulainya proses pengecekan dan perbaikan, masyarakat berharap lampu pengatur lalu lintas tersebut dapat segera kembali beroperasi normal sehingga mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.
Upaya yang dilakukan Dishub Sumbawa ini dinilai sebagai wujud pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Warga pun berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Provinsi NTB terus diperkuat demi mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Ketika keluhan warga direspons dengan cepat, di situlah kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan.”
( Admin/Rico Ray )
