Jakarta,Jurnal09.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi dan mutasi sejumlah perwira menengah sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta penguatan kinerja institusi. Dalam mutasi yang dilakukan pada Mei 2026, empat perwira berpangkat Komisaris Besar (Kombes) mendapat penugasan baru di sejumlah Polda di Pulau Jawa.
Mutasi tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjalankan regenerasi kepemimpinan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Menurut keterangan resmi Polri, pergantian jabatan di lingkungan kepolisian diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi.
Adapun empat perwira menengah yang mendapat penugasan baru di Polda wilayah Pulau Jawa adalah sebagai berikut:
1. Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman
Jabatan lama: Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali.
Jabatan baru: Dirreskrimum Polda Jawa Barat.
2. Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing
Jabatan lama: Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Timur.
Jabatan baru: Dirreskrimum Polda Jawa Timur.
3. Kombes Pol Dodi Ruyatman
Jabatan lama: Dirreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara.
Jabatan baru: Dirreskrimsus Polda Jawa Timur.
4. Kombes Pol Arly Jembar Jumhana
Jabatan lama: Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri dalam rangka Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (PPRA) LXVIII Lemhannas Tahun 2025.
Jabatan baru: Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jawa Barat.
Mutasi dan rotasi jabatan merupakan mekanisme rutin yang dilakukan Polri untuk menjaga dinamika organisasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta memberikan kesempatan pengembangan karier bagi personel yang dinilai memiliki kompetensi dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan institusi.
Dengan penempatan sejumlah perwira berpengalaman pada posisi strategis di wilayah Pulau Jawa, Polri berharap penguatan fungsi penegakan hukum dan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal seiring dengan tantangan tugas yang semakin kompleks.
(Rico Ray)
