Indonesia Tegaskan Kesiapan Fasilitasi Dialog Damai Konflik Iran–AS–Israel

Jakarta, Jurnal09.com — Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk memfasilitasi upaya de-eskalasi dan dialog damai terkait konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Penegasan tersebut disampaikan dalam komunikasi via telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Dalam pernyataan di platform X pada Selasa (3/3), Sugiono mengungkapkan bahwa pembicaraan tersebut secara khusus membahas perkembangan dan eskalasi situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

“Indonesia senantiasa siap memainkan peran konstruktif dalam mendorong perdamaian, termasuk menyampaikan keinginan kami untuk memfasilitasi dialog dan mediasi,” ujar Sugiono.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut dilandasi kepentingan bersama untuk mencegah eskalasi lebih lanjut serta menghentikan jatuhnya korban jiwa warga sipil yang tidak berdosa. Indonesia, lanjutnya, mendesak seluruh pihak untuk menahan diri dan segera mengambil langkah konkret menuju de-eskalasi.

Sugiono juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan kepatuhan pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk Piagam PBB, sebagai landasan utama dalam penyelesaian konflik.

“Dialog dan diplomasi merupakan satu-satunya jalan yang layak untuk mencapai stabilitas kawasan,” tegasnya.

Eskalasi Militer

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangan gabungan ke sejumlah wilayah di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta terhadap aset-aset Amerika Serikat di beberapa negara kawasan Teluk.

Eskalasi ini memicu kekhawatiran luas terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan potensi meluasnya konflik.

Sikap Resmi Indonesia

Merespons perkembangan tersebut, pemerintah Indonesia menyerukan penghentian segera permusuhan dan mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi.

Melalui pernyataan resmi di platform X pada Sabtu, Kementerian Luar Negeri RI juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam upaya mediasi. Bahkan, Presiden Prabowo bersedia melakukan kunjungan langsung ke Teheran apabila seluruh pihak yang bertikai menyetujui inisiatif tersebut.

Langkah ini menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui diplomasi damai serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip hukum internasional.

( Admin1 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *