Mataram, NTB – Jurnal09.com Kinerja pengelolaan anggaran Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mendapat apresiasi. Segenap Pejabat Utama Polda NTB bersama para Kapolres/ta jajaran menghadiri kegiatan Penyerahan Penghargaan Kinerja Pelaksana Anggaran Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mandalika KPPN Mataram, Rabu (04/02/2026).
Dari unsur kepolisian, turut hadir antara lain Irwasda Polda NTB, Karorena Polda NTB, Kapolresta Mataram, Kapolres Lombok Barat, serta Kapolres Lombok Tengah. Kehadiran para pejabat tersebut menandai penerimaan penghargaan atas kinerja pengelolaan anggaran yang dinilai akuntabel, efektif, dan tepat sasaran sepanjang Tahun Anggaran 2025.
Kabid Humas Polda NTB, Mohammad Kholid, menjelaskan bahwa sejumlah satuan kerja (satker) dan satuan wilayah (satwil) di lingkungan Polda NTB berhasil menembus peringkat tiga besar dalam berbagai kategori penilaian.
“Beberapa satker dan satwil Polda NTB berhasil meraih peringkat terbaik tiga besar. Capaian ini patut kita syukuri bersama dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan anggaran ke depan,” ujarnya.
Adapun daftar penerima penghargaan Kinerja Pelaksana Anggaran Satuan Kerja Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 adalah sebagai berikut:
Kategori Pagu Sedang (Nilai IKPA Terbaik):
Terbaik I: Itwasda Polda NTB
Terbaik II: Birorena Polda NTB
Terbaik III: Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Barat
Kategori Pagu Besar (Nilai IKPA Terbaik):
Terbaik I: Polresta Mataram
Terbaik II: Polres Lombok Tengah
Terbaik III: Polres Lombok Barat
Kategori Satuan Kerja dengan Transaksi Digipay Tertinggi Tahun Anggaran 2025:
Terbaik I: Polresta Mataram
Terbaik II: Balai Karantina Kesehatan Kelas IA Mataram
Terbaik III: Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Barat
Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Polda NTB beserta jajarannya dalam mengelola anggaran negara secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat tata kelola keuangan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
( Rico Ray )

