TRAGEDI BERDARAH! 8 Karyawan PT Caklindo Diserang Brutal Saat Tidur, 6 pelaku diringkusi

Sumbawa Barat, Jurnal09.com – Aksi brutal menimpa delapan karyawan PT Caklindo saat mereka tertidur lelap di rumah kontrakan di Dusun Batu Belawang, Desa Sekongkang Bawah, Kabupaten Sumbawa Barat. Peristiwa pendarahan itu terjadi pada Rabu dini hari, 4 Januari 2026, sekitar pukul 04.20 WITA.

Para korban diserang secara bersama-sama oleh sekelompok pelaku yang masuk ke dalam kamar kontrakan tanpa peringatan. Dalam kondisi tak berdaya, korban dipukul dan disabet menggunakan senjata tajam dan benda tumpul, menyebabkan sejumlah korban mengalami luka serius hingga harus dibawa ke rumah sakit.

Korban Mengalami Luka Serius di Kepala dan Wajah

Salah satu korban, Dani Arystya Ardiansyah (26), mengalami luka sobek parah di kepala kiri berukuran 7 x 4 sentimeter, dengan dasar luka hingga terlihat tulang. Korban langsung dirujuk ke RSUD Asy-Fa untuk penanganan intensif.

Korban lainnya, Faizal Al Maghrobi (32), menderita luka sobek di kepala bagian belakang dan punggung atas sepanjang kurang lebih 8 sentimeter. Sementara Ivan Eka Ancrian (32) mengalami pembengkakan serius pada kelopak mata kanan dan juga diarahkan ke rumah sakit.

Beberapa korban lainnya mengalami luka sobek di kepala, dahi, dan pelipis mata, serta memar di bagian wajah dan punggung. Total delapan korban mengalami luka fisik akibat serangan tersebut.

Diserang Saat Tidur, Diduga Berawal dari Cekcok di Warung

Berdasarkan keterangan kepolisian, sebelum kejadian, para korban sempat terlibat cekcok mulut di sebuah warung nasi di wilayah Maluk sekitar pukul 03.00 WITA. Namun, cekcok tersebut tidak berkembang menjadi pertengkaran dan para korban memilih kembali ke kontrak untuk beristirahat.

Sekitar satu jam kemudian, saat seluruh korban tertidur, enam orang tak terduga pelaku mendatangi kontrakan dan langsung melakukan penyerangan secara membabi buta.

Enam Terduga Pelaku Diamankan, Senjata Tajam Disita

Polsek Sekongkang yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi kejadian sekitar pukul 05.00 WITA. Petugas melakukan pengecekan korban di Puskesmas Sekongkang, sekaligus mengamankan para korban untuk mendapatkan perawatan medis.

Dalam pengembangan kasus, polisi berhasil mengamankan enam pelaku tak terduga, masing-masing berinisial:

M. Salihin alias Lien (38)

Lutfi Jufriansyah alias Figo (36)

Ade Kaya Saputra (25)

M.Ainul Lutfi Irawansyah (26)

Busralil Muslimin (35)

Rudi Apriadi (33)

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, antara lain:

Pisau belati

Parang

Celurit

Besi bundar tumpul

Teko besi pemanas air

Jaket hoodie hitam, pakaian, dan celana pendek

Kasus Dilimpahkan ke Polres Sumbawa Barat

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta visum et repertum, memeriksa Saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sumbawa Barat untuk proses hukum lebih lanjut.

Hingga kini, keenam tak terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif serta peran masing-masing dalam aksi terselubung tersebut.

(Rico Ray)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *