Jakarta, Jurnal09.com – Tersumbatnya aliran air akibat tumpukan sampah dan carut-marutnya kabel di dalam drainase memaksa warga RT 009 RW 01 Kembangan Selatan melakukan aksi darurat. Pada Minggu (1/2/2026), warga menggelar kerja bakti massal untuk membongkar sumbatan yang menjadi pemicu banjir di wilayah tersebut.
Banjir yang terjadi sebelumnya bukan sekadar faktor alam, melainkan akibat buruknya kondisi drainase.
Dalam aksi gotong royong tersebut, warga mengangkat berbagai material yang menutup jalur air seperti Limbah Padat: Plastik, kayu, hingga alat rumah tangga yang tersangkut.
Hambatan Struktur: Keberadaan kabel-kabel besar di dalam got yang memerangkap sampah dan memperparah pendangkalan.
Menurut Ketua RT 009 RW 01 Kembangan Selatan, Hafiz Sahroni, menegaskan bahwa kondisi saluran air sudah dalam tahap kritis dan memerlukan penanganan segera sebelum intensitas hujan kembali meningkat.
Masalah kabel di dalam got menjadi sorotan utama. Warga menilai keberadaan kabel tersebut sangat mengganggu fungsi drainase dan mempersulit pembersihan rutin. Jika hal ini terus dibiarkan tanpa penataan dari pihak terkait, kerja bakti warga hanya akan menjadi solusi sementara (tambal sulam) terhadap ancaman banjir yang lebih besar.
Melalui kerja bakti ini, pengurus RT dan RW setempat mendesak kesadaran kolektif warga untuk berhenti membuang sampah ke saluran dan meminta instansi terkait segera menertibkan kabel-kabel yang menghambat aliran air di bawah tanah. Red

