Pasca Banjir, Warga RW 01 Kembangan Selatan Desak Pemda DKI Jakarta Normalisasi Kali Angke

Jakarta, Jurnal09.com — Pasca banjir yang merendam permukiman warga RW 01 Kembangan Selatan beberapa waktu lalu, warga mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta untuk segera melakukan normalisasi Kali Angke sebagai salah satu solusi utama guna meminimalisir terjadinya banjir kembali.

Warga menilai, meluapnya air sungai menjadi faktor dominan penyebab banjir yang berulang setiap musim hujan. Kali Angke yang mengalami pendangkalan, penyempitan, serta tumpukan sedimentasi dan sampah dinilai sudah tidak mampu menampung debit air saat curah hujan meningkat.

“Setiap hujan deras, air Kali Angke cepat naik dan meluap ke permukiman. Kalau tidak dinormalisasi secara serius, banjir pasti terulang,” ujar salah satu warga RW 01 Kembangan Selatan.

Selain kondisi sungai, warga juga menyoroti minimnya perawatan dan pengerukan rutin pada aliran Kali Angke. Program normalisasi yang pernah dilakukan dinilai belum menyentuh seluruh titik rawan, sehingga belum memberikan dampak signifikan bagi pengendalian banjir di wilayah tersebut.

Warga berharap Pemda DKI Jakarta tidak hanya melakukan penanganan darurat pasca banjir, tetapi juga menjalankan langkah preventif jangka panjang, salah satunya dengan normalisasi Kali Angke secara menyeluruh dan berkelanjutan. Menurut warga, upaya ini harus dibarengi dengan penataan bantaran sungai serta pengawasan ketat terhadap aktivitas yang berpotensi mempersempit aliran kali.

Camat Kembangan, Joko Suparno, secara tegas menyatakan persetujuannya terhadap adanya normalisasi Kali Angke yang melintasi lingkungan RW 01, Kembangan Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Joko usai melakukan peninjauan lapangan di RT 009/RW 01 pada Minggu (25/1). Dalam giat tersebut, ia didampingi Lurah Kembangan Selatan, Reza Febryan, untuk memantau langsung kinerja petugas PPSU yang sedang berjibaku mengangkut sampah dan sisa lumpur pasca banjir.

Tokoh masyarakat RW 01 Kembangan Selatan menegaskan bahwa normalisasi Kali Angke merupakan kebutuhan mendesak, bukan sekadar wacana. “Kami tidak ingin banjir hanya dianggap musiman. Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata agar warga bisa hidup aman dan nyaman,” ujarnya.

Warga juga meminta adanya keterbukaan informasi terkait rencana dan tahapan normalisasi Kali Angke, agar masyarakat dapat ikut mengawasi proses pelaksanaannya. Dengan langkah tersebut, warga berharap risiko banjir di RW 01 Kembangan Selatan dapat ditekan dan tidak terus berulang setiap tahun.

 

Wartawan : Wawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *