Jakarta, Jurnal09.com – Intensitas hujan yang tinggi sejak Kamis (22/1/2026) pagi menyebabkan sejumlah wilayah di Ibu Kota mulai terendam banjir. Hingga siang ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kenaikan status genangan di pemukiman warga dan ruas jalan utama.
Berdasarkan data terbaru, banjir saat ini terkonsentrasi di wilayah Jakarta Barat. Sebanyak 12 Rukun Tetangga (RT) dilaporkan tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi.
“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menyebabkan kenaikan status di beberapa wilayah. Kelurahan Kedaung Kali Angke menjadi yang terdampak paling tinggi dengan genangan mencapai 50 cm,” ujar petugas piket BPBD DKI dalam keterangan resminya.
Rincian wilayah terdampak meliputi:
- Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT (Ketinggian 45-50 cm).
- Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT (Ketinggian 30 cm).
- Kelurahan Kapuk: 1 RT (Ketinggian 30 cm).
Selain pemukiman, banjir juga merendam 17 ruas jalan di Jakarta. Salah satu titik terparah berada di Jalan Daan Mogot KM 13, Jakarta Barat, di mana genangan setinggi 25 cm menyebabkan antrean kendaraan hingga 9 kilometer.
Di Jakarta Utara, akses di Jalan Gaya Motor Raya sempat sulit dilalui kendaraan kecil karena ketinggian air mencapai 50 cm. Sementara itu, di Jakarta Selatan, kawasan Pela Mampang dan Petogogan kembali menjadi titik langganan genangan akibat luapan drainase.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengerahkan ratusan personel gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, hingga petugas pemadam kebakaran. Pompa-pompa stasioner dan mobile dikerahkan ke titik-titik kritis untuk mempercepat surutnya air.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama pengguna jalan agar menghindari titik-titik genangan demi keselamatan dan mencegah kemacetan total,” tambah pihak BPBD. Red

