Home » MEREKA TERNYATA MASIH DI DALAM KAPAL!” Temuan Korban di Bangkai KM Virgo Buka Misteri Baru

MEREKA TERNYATA MASIH DI DALAM KAPAL!” Temuan Korban di Bangkai KM Virgo Buka Misteri Baru

LAUT JAWA, Jurnal09.com — Pencarian korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 memasuki fase yang semakin mengundang perhatian. Tim SAR justru menemukan korban di dalam badan kapal yang telah tenggelam.

Temuan tersebut memunculkan kembali kesaksian para penyintas yang menggambarkan situasi darurat saat kapal tenggelam. Di saat yang sama, keberadaan korban di dalam bangkai kapal menyisakan pertanyaan: berapa banyak orang yang sebenarnya masih berada di dalam kapal ketika KM Virgo tenggelam?

Dalam operasi pencarian Jumat (18/9/2026), tim SAR gabungan menemukan tiga jasad dari dalam badan kapal pada kedalaman sekitar 24 meter. Dua korban ditemukan oleh penyelam TNI AL setelah satu korban lebih dahulu berhasil dievakuasi.

Pencarian kembali membuahkan hasil pada Minggu (20/9/2026). Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) menemukan satu korban meninggal dunia ketika melakukan penyelaman ke bagian dalam badan KM Virgo. Korban kemudian dievakuasi untuk proses identifikasi.

Temuan berulang di dalam kapal menjadi bagian penting dalam operasi pencarian. Sebab, kondisi tersebut menunjukkan bahwa tidak seluruh korban berhasil keluar dari badan kapal sebelum KM Virgo tenggelam.

Bertahan Sembilan Jam di Tengah Laut

Sementara tim SAR menyisir bangkai kapal, kesaksian penyintas memberikan gambaran mengenai kondisi yang terjadi setelah kecelakaan.

Akmal, salah seorang anak buah kapal (ABK), bersama empat ABK lainnya harus bertahan hidup di tengah laut dengan berpegangan pada sebuah tabung LPG kosong berukuran tiga kilogram.

Kelima ABK itu disebut bertahan sekitar sembilan jam sebelum akhirnya ditemukan dan dievakuasi oleh kapal tunda.

Dalam kondisi tersebut, para penyintas mengaku tidak menemukan sekoci maupun rakit karet. Mereka kemudian memanfaatkan benda yang berada di sekitar untuk mempertahankan diri agar tetap berada di permukaan laut.

Kesaksian tersebut menjadi salah satu potongan penting untuk memahami situasi darurat yang dihadapi para awak setelah kapal tenggelam.

Namun, temuan korban di dalam bangkai kapal menghadirkan persoalan lain.

Apakah masih terdapat korban lain yang belum ditemukan di dalam badan KM Virgo?

Bangkai Kapal Jadi Fokus Pencarian

Bangkai KM Virgo berada pada kedalaman sekitar 29 meter dan menjadi salah satu titik utama pencarian korban yang hingga kini belum ditemukan.

Panglima TNI melalui Kapuspen TNI menyebut operasi bawah air dilakukan dengan fokus pada pemetaan, penetrasi, dan pemeriksaan kompartemen bagian dalam kapal.

Operasi tersebut melibatkan puluhan penyelam profesional serta dukungan robot bawah air untuk membantu proses pencarian.

Kondisi bangkai kapal membuat pemeriksaan setiap ruangan dan kompartemen menjadi bagian penting dari operasi.

Sebab, selama belum seluruh bagian kapal dapat diperiksa secara menyeluruh, keberadaan korban yang masih hilang belum dapat dipastikan.

Hingga 23 September 2026, data pencarian menyebutkan 20 orang meninggal dunia, sementara 115 orang lainnya masih dalam pencarian.

Angka tersebut membuat proses pencarian di sekitar maupun di dalam bangkai KM Virgo menjadi semakin penting.

Bukan Sekadar Angka Korban

Di balik data korban yang terus diperbarui, terdapat keluarga yang masih menunggu kepastian.

Bagi keluarga korban, satu nama yang belum ditemukan bukan sekadar angka dalam laporan operasi SAR. Mereka masih menunggu kabar mengenai keberadaan anggota keluarga yang belum kembali.

Karena itu, setiap temuan di dalam bangkai kapal menjadi informasi penting.

Pertanyaan yang muncul pun semakin spesifik: sudah sejauh mana seluruh bagian KM Virgo diperiksa?

Apakah masih terdapat ruangan atau kompartemen yang belum dapat dimasuki penyelam?

Apakah seluruh bagian kapal yang berpotensi menjadi lokasi korban sudah diperiksa?

Dan apakah masih terdapat kemungkinan korban lain ditemukan di dalam badan kapal?

Kesaksian Penyintas dan Bangkai Kapal

Dua fakta tersebut—kesaksian penyintas yang bertahan selama berjam-jam di laut dan penemuan korban di dalam badan kapal—menjadi potongan penting dalam memahami tragedi KM Virgo.

Namun, keduanya juga menegaskan bahwa operasi pencarian belum selesai hanya dengan ditemukannya sejumlah korban.

Pemeriksaan terhadap bangkai kapal masih menjadi bagian krusial untuk menjawab nasib mereka yang hingga kini belum ditemukan.

Pertanyaan mengenai kondisi kapal saat kecelakaan, proses evakuasi, akses keluar kapal, hingga kemungkinan adanya korban yang terjebak di dalam kompartemen perlu mendapatkan penjelasan berdasarkan hasil operasi dan investigasi resmi.

Sebab, setiap penemuan korban di dalam bangkai KM Virgo kembali membuka kemungkinan bahwa masih ada jawaban yang belum ditemukan.

Mereka yang hilang bukan sekadar angka. Mereka adalah orang-orang yang masih ditunggu keluarganya.

Dan selama pencarian belum tuntas, satu pertanyaan akan terus menggantung di atas bangkai KM Virgo:

“Apakah mereka ternyata masih di dalam kapal?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *