Jakarta, Jurnal09.com — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh warga Jakarta terkait erupsi Gunung Anak Krakatau yang saat ini berada pada status Level III (Siaga).
Pramono Anung menjelaskan bahwa sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah meluas ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk kawasan DKI Jakarta. Sebaran ini sangat dipengaruhi oleh kondisi dan arah angin.
Untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Pusat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Geologi Kementerian ESDM, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Dalam keterangannya, Gubernur Pramono Anung meminta masyarakat Jakarta untuk tetap tenang namun waspada. Apabila wilayah tempat tinggal mulai terdampak abu vulkanik, masyarakat diimbau untuk menerapkan langkah antisipasi 5M, yaitu:
- Memakai masker atau alat pelindung diri, terutama saat berada di luar ruangan.
- Menutup pintu, jendela, serta sumber air agar tidak terkontaminasi abu vulkanik.
- Membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya jika kondisi abu cukup pekat.
- Membersihkan abu dengan membasahinya terlebih dahulu agar partikel abu tidak kembali beterbangan.
Memantau informasi dari kanal resmi pemerintah (Pemprov DKI, BMKG, Badan Geologi KESDM, BPBD) dan tidak menyebarkan informasi/berita yang belum terverifikasi dengan baik (hoaks).
Pramono Anung juga mengingatkan warga yang mengalami gangguan atau gejala penyakit pernapasan serta penurunan penglihatan akibat terpapar abu vulkanik untuk segera mengunjungi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.
“Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga. Mari bersama-sama jaga Jakarta dengan menjaga diri kita masing-masing dari abu vulkanik,” tegas Gubernur Pramono Anung menutup penyampaiannya. Wawan