Home » Sabtu Berkarya di SMPN 3 Unter Iwes, Siswa Didorong Kenali dan Kembangkan Bakat Seni Tradisional

Sabtu Berkarya di SMPN 3 Unter Iwes, Siswa Didorong Kenali dan Kembangkan Bakat Seni Tradisional

SUMBAWA BESAR,NTB, Jurnal09.com – Halaman sekolah menjadi ruang bagi para siswa SMPN 3 Unter Iwes untuk mengekspresikan bakat dan minat mereka di bidang seni tradisional. Melalui program Sabtu Berkarya, peserta didik diberikan kesempatan untuk mengenal sekaligus mengembangkan potensi seni yang mereka miliki.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) tersebut merupakan bagian dari program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, khususnya dalam pengembangan kegiatan seni tradisional di lingkungan sekolah.

Program tersebut dilaksanakan di SMPN 3 Unter Iwes dengan melibatkan kepala sekolah, jajaran guru serta tenaga kependidikan.

Kepala SMPN 3 Unter Iwes Moh. Topan Putra Jaya, S.Pd., bersama Wakil Kepala Sekolah M. Darwin, S.E., Koordinator Kokurikuler Sumiati, S.AP., serta para guru dan tata usaha turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Seni Tradisional Jadi Ruang Menemukan Potensi Siswa

Sabtu Berkarya dirancang sebagai ruang bagi peserta didik untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menunjukkan kemampuan yang mereka miliki di bidang seni tradisional.

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diarahkan untuk belajar secara teori, tetapi juga diberikan ruang untuk berekspresi dan mengembangkan minat sesuai potensi masing-masing.

Bagi sekolah, kesempatan seperti ini penting karena setiap peserta didik memiliki bakat yang berbeda. Ada yang menonjol dalam bidang akademik, sementara lainnya memiliki potensi dalam seni, budaya maupun kegiatan kreatif.

Karena itu, kegiatan seni tradisional diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk menemukan dan mengasah potensi tersebut sejak usia sekolah.

Menjaga Seni Tradisional Tetap Dekat dengan Generasi Muda

Program Sabtu Berkarya juga memiliki nilai lebih dalam upaya memperkenalkan seni tradisional kepada generasi muda.

Di tengah perkembangan budaya modern, siswa tetap perlu memiliki ruang untuk mengenal seni dan budaya yang tumbuh di lingkungan mereka.

Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan seni tradisional, peserta didik diharapkan tidak hanya mampu mengekspresikan bakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberadaan seni dan budaya daerah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan lingkungan pendidikan terhadap pengembangan kreativitas siswa dan pelestarian seni tradisional.

Dengan adanya program Sabtu Berkarya, SMPN 3 Unter Iwes berupaya menjadikan sekolah bukan hanya tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ruang untuk tumbuh, berkarya dan menemukan potensi diri.

Pada akhirnya, seni tradisional tidak hanya menjadi warisan masa lalu. Di tangan generasi muda, seni tersebut diharapkan tetap hidup, berkembang dan memiliki tempat di tengah perubahan zaman.

( Aditya )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *