JAKARTA BARAT, Jurnal09.com – Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai Tempat Pemasaran Hasil Perikanan (TPHP) Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (21/6/2026). Sebanyak 300 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan sosial yang digelar Asosiasi Pedagang Ikan Hias Cengkareng (APIC) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta dan Media Online Radar Jakarta.
Kegiatan yang bertepatan dengan 10 Muharam 1449 Hijriah, yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta ke-499.
Sejak pagi, ratusan anak yatim tampak antusias mengikuti acara yang berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Senyum ceria terpancar dari wajah mereka saat menerima santunan berupa uang tunai dan bingkisan yang diserahkan langsung oleh panitia dan para donatur.
Ketua APIC sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Bryan Gautama, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus rasa syukur yang diwujudkan melalui aksi nyata berbagi kepada sesama.
“Kami bersyukur dapat berbagi kebahagiaan bersama sekitar 300 anak yatim. Momentum 10 Muharam atau Lebaran Anak Yatim menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Bryan.

Menurutnya, kolaborasi antara APIC, PWI DKI Jakarta, dan Radar Jakarta menjadi bukti bahwa sinergi antara pelaku usaha, organisasi profesi wartawan, dan media dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan tidak hanya dibangun dalam kegiatan bisnis atau profesi, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat,” tambahnya.
Selain penyerahan santunan, acara juga diisi dengan doa bersama, tausiah keagamaan, serta ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antara panitia, para donatur, dan anak-anak yatim yang hadir.
Momentum tersebut menjadi lebih bermakna karena berlangsung di tengah semangat menyambut usia Jakarta yang hampir mencapai lima abad. Para penyelenggara berharap semangat berbagi dan gotong royong dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat perkotaan yang semakin dinamis.
Perwakilan PWI DKI Jakarta dan Radar Jakarta turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut mereka, peringatan HUT Jakarta dan 10 Muharam menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sebagai bagian dari generasi penerus bangsa.
Melalui kegiatan ini, APIC, PWI DKI Jakarta, dan Radar Jakarta ingin menegaskan bahwa perayaan hari besar tidak hanya sebatas seremoni, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, santunan kepada 300 anak yatim tersebut diharapkan menjadi keberkahan bagi semua pihak serta menginspirasi lebih banyak elemen masyarakat untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.
“Karena sejatinya, kebahagiaan akan terasa lebih bermakna ketika dapat dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.”
(Rico Ray)
