Home » Dua Pekan Pascakebakaran, Puing dan Sampah Masih Menumpuk di Krendang Barat, Warga Desak Pemkot Bertindak Cepat

Dua Pekan Pascakebakaran, Puing dan Sampah Masih Menumpuk di Krendang Barat, Warga Desak Pemkot Bertindak Cepat

JAKARTA, Jurnal09.com – Hampir dua pekan setelah kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Krendang Barat, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, warga masih harus hidup berdampingan dengan tumpukan puing dan sampah sisa kebakaran yang belum juga dibersihkan secara menyeluruh.

Hingga Jumat (13/6/2026), karung-karung berisi material bangunan, perabot rumah tangga yang hangus terbakar, serta berbagai puing lainnya masih terlihat menumpuk di sejumlah titik organisasi lingkungan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menghambat aktivitas masyarakat dan akses kendaraan yang lewat.

Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian badan jalan masih terisi material sisa kebakaran. Warga mengaku kecewa karena proses pembersihan yang dinilai berjalan lamban, padahal mereka berharap lingkungan segera ditata kembali agar proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat.

“Kami berharap pemerintah segera membersihkan seluruh puing yang masih berserakan. Selain mengganggu akses jalan, kondisi ini juga menjadi sarang penyakit dan membahayakan anak-anak yang bermain di sekitar lokasi,” ujar salah seorang warga kepada Jurnal09.com .

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Tumpukan sampah dan material bangunan yang dibiarkan terlalu lama berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan lingkungan. Selain menjadi tempat berkembangnya serangga dan tikus, puing-puing bangunan yang berserakan juga berisiko menyebabkan kecelakaan, terutama bagi anak-anak yang beraktivitas di sekitar area terdampak.

Warga berharap Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret dengan melakukan transportasi dan pembersihan secara menyeluruh. Mereka menilai percepatan penanganan sangat penting agar masyarakat dapat segera membangun kembali rumah dan menata kehidupan mereka yang terdampak musibah.

Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Kamis (28/5/2026) lalu menghanguskan sejumlah rumah di kawasan Krendang Barat. Saat peristiwa berlangsung, puluhan personel pemadam kebakaran dan sejumlah unit armada dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api dan mencegah penyebaran ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kini, setelah api berhasil dipadamkan, perhatian warga beralih pada proses pemulihan lingkungan yang dinilai belum berjalan maksimal. Mereka berharap pemerintah tidak hanya hadir saat terjadi keadaan darurat, namun juga memastikan proses pascakebakaran berjalan cepat dan tuntas.

“Bagi kami, pembersihan puing bukan sekadar soal kebersihan. Ini adalah langkah awal untuk memulai kembali kehidupan setelah musibah,” ungkap seorang warga.

Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menantikan tindakan nyata dari pihak terkait agar lingkungan organisasi yang menyebabkan kebakaran dapat segera kembali bersih, aman, dan nyaman untuk kami.

(Rico Ray)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *