SUMBAWA BESAR, NTB, Jurnal09.com – Sejumlah pelajar dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Sumbawa mendapat kesempatan mengenal lebih dekat dunia penegakan hukum melalui program “Wisata Hukum” yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa di Mapolres Sumbawa, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut menjadi ruang edukasi bagi para pelajar untuk memahami hukum sejak dini sekaligus melihat secara langsung bagaimana kepolisian menjalankan tugasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Setibanya di Mako Polres Sumbawa, para siswa disambut jajaran personel kepolisian. Dengan didampingi petugas, mereka kemudian diajak berkeliling ke sejumlah satuan dan fasilitas pelayanan untuk mengetahui berbagai fungsi kepolisian.
Rangkaian kunjungan diawali dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan layanan darurat Call Center Polri 110. Di lokasi tersebut, para pelajar mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme masyarakat menyampaikan laporan maupun meminta bantuan kepolisian dalam kondisi darurat.

Tur edukasi kemudian berlanjut ke Gedung Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) serta bagian fungsi Lalu Lintas. Para siswa diperkenalkan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing fungsi dalam penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Zaenal Arifin, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran hukum generasi muda sejak bangku sekolah.
Menurutnya, pengenalan hukum secara langsung juga penting agar para pelajar tidak hanya mengetahui aturan secara teori, tetapi memahami peran aparat penegak hukum dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan para generasi muda dapat menyerap wawasan hukum secara langsung, menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini, serta semakin mengenal dekat peran kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Iptu Zaenal Arifin.
Antusiasme pelajar terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengajukan berbagai pertanyaan kepada personel kepolisian, khususnya mengenai penegakan hukum serta tugas masing-masing satuan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk membangun kedekatan antara pelajar dengan institusi kepolisian. Pendekatan edukatif diharapkan dapat membuat generasi muda lebih memahami hukum sekaligus mengetahui jalur yang tepat ketika membutuhkan pelayanan maupun bantuan kepolisian.
Program Wisata Hukum kemudian ditutup dengan foto bersama di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Sumbawa. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara Kejari Sumbawa, Polres Sumbawa dan dunia pendidikan dalam mendorong lahirnya generasi muda yang sadar hukum.
(Suci Kelnis C)