Home » Polisi Bergerak Cepat Usut Dugaan Gudang Oli Palsu di Kalideres, Hasil Pengecekan: Gudang Sudah Tak Beroperasi

Polisi Bergerak Cepat Usut Dugaan Gudang Oli Palsu di Kalideres, Hasil Pengecekan: Gudang Sudah Tak Beroperasi

JAKARTA BARAT, Jurnal09.com – Menindaklanjuti informasi yang beredar di media terkait dugaan aktivitas pengemasan oli palsu berbagai merek di kawasan Pergudangan Kamal Indah, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, jajaran Polsek Kalideres bergerak cepat melakukan penyelidikan di lapangan.

Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian terhadap informasi yang berpotensi merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum.

Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kalideres yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Rachmad Wibowo, S.H., M.H., bersama sejumlah personel kepolisian dan unsur intelijen langsung mendatangi lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat aktivitas pengemasan oli palsu untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).

Selain melakukan pengecekan lokasi, petugas juga mewawancarai sejumlah tokoh masyarakat setempat, mulai dari Ketua RT, Ketua RW, hingga warga yang beraktivitas di sekitar area pergudangan.

Dari hasil pengecekan awal tersebut, polisi memperoleh informasi bahwa gudang yang dimaksud sudah tidak beroperasi dan tidak ditemukan adanya aktivitas produksi maupun kegiatan lain di dalam lokasi tersebut.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Rihold Sihotang, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengabaikan setiap laporan atau informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Setiap informasi yang beredar, baik melalui masyarakat maupun media, akan kami tindak lanjuti secara profesional. Setelah menerima informasi terkait dugaan pengemasan oli palsu ini, kami langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan,” ujar Kompol Rihold, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah warga, lokasi yang dimaksud diketahui sudah tidak lagi beroperasi. Namun demikian, penyelidikan tidak berhenti sampai di situ.

“Kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan fakta yang sebenarnya serta mengantisipasi adanya potensi pelanggaran hukum yang dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo menjelaskan bahwa pihaknya masih terus mengumpulkan informasi tambahan guna memastikan kebenaran dugaan yang beredar.

“Berdasarkan hasil wawancara dengan Ketua RT, Ketua RW, dan warga sekitar, tidak ditemukan aktivitas operasional di lokasi tersebut. Namun kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika nantinya ditemukan unsur tindak pidana, tentu akan kami tindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.

Langkah cepat yang dilakukan Polsek Kalideres mendapat apresiasi dari masyarakat karena menunjukkan keseriusan aparat dalam merespons setiap informasi yang berpotensi merugikan konsumen.

Kasus dugaan peredaran oli palsu sendiri menjadi perhatian serius karena dapat berdampak pada keselamatan pengguna kendaraan sekaligus merugikan konsumen secara ekonomi.

Melalui penyelidikan yang dilakukan secara profesional dan terukur, kepolisian berharap dapat memastikan kebenaran informasi yang beredar sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Polres Metro Jakarta Barat juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan dugaan aktivitas ilegal di lingkungan sekitar.

Sinergi antara masyarakat, media, dan aparat penegak hukum dinilai menjadi kunci penting dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan banyak pihak.

( Humas Polres Metro Jakarta Barat )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *