SUMBAWA BESAR, Jurnal09.com – Kobaran api yang membakar lahan kosong di Dusun Badas, Desa Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, sempat menimbulkan ancaman bagi permukiman warga, Selasa (1/9/2026) malam.
Situasi itu langsung direspons jajaran Polsek Labuhan Badas bersama TNI, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa dan masyarakat. Tim gabungan bergerak ke lokasi tak lama setelah menerima laporan warga hingga akhirnya berhasil mengendalikan api sebelum merambat ke kawasan permukiman.
Laporan kebakaran diterima Polsek Labuhan Badas sekitar pukul 20.20 WITA. Hanya berselang sekitar 10 menit, tepat pukul 20.30 WITA, personel gabungan sudah tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Labuhan Badas IPTU Eko Riyono, S.H., M.Si., mengatakan petugas langsung berkoordinasi dengan Babinsa Desa Badas, Damkar Kabupaten Sumbawa dan warga setelah menerima informasi mengenai kobaran api.
“Tanpa buang waktu, anggota piket Polsek Labuhan Badas langsung berkoordinasi dengan Babinsa Desa Badas, Tim Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumbawa, serta warga sekitar untuk segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 20.30 WITA,” ujar Eko.
Lahan Dipenuhi Semak dan Rumput Kering
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api membakar lahan kosong dengan luas mencapai ribuan meter persegi. Kondisi lahan yang dipenuhi semak dan rumput kering, ditambah kondisi angin, membuat kobaran api berpotensi meluas.
Tim gabungan pun langsung mengambil langkah pemadaman. Satu unit mobil Damkar dikerahkan untuk menyemprotkan air ke titik-titik api, sementara petugas bersama warga menggunakan peralatan yang tersedia di lokasi.
Tak hanya berfokus memadamkan kobaran utama, petugas juga membuat sekat bakar untuk memutus kemungkinan rambatan api menuju kawasan permukiman warga.

“Berkat kesigapan dan kerja sama yang solid antara kepolisian, TNI, Damkar, dan masyarakat, api berhasil dikendalikan dengan cepat sehingga potensi bahaya yang mengancam pemukiman warga dapat dicegah secara optimal,” ujar petugas di sela penanganan.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 22.00 WITA, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Namun, penanganan belum langsung berakhir. Petugas kemudian melakukan pendinginan di seluruh area terdampak guna memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi memunculkan kembali titik api.
Permukiman Warga Tetap Aman
Dari peristiwa tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Sementara kerugian materiil akibat terbakarnya lahan kosong seluas ribuan meter persegi masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Keberadaan tim gabungan di lokasi sejak awal kejadian menjadi faktor penting dalam mencegah kobaran meluas. Penanganan tidak hanya dilakukan dengan menyiram api, tetapi juga dengan membatasi jalur rambatan agar api tidak mendekati permukiman.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, situasi di lokasi dipastikan aman, terkendali dan kondusif.
Peristiwa di Dusun Badas tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya respons cepat ketika kebakaran terjadi di lahan yang dipenuhi vegetasi kering. Dalam kondisi seperti itu, keterlambatan penanganan berpotensi membuat api semakin sulit dikendalikan.
(Hps/Suci)