SUMBAWA BESAR, Jurnal09.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada masyarakat di tingkat desa. Bhabinkamtibmas Desa Semamung, Aipda Micsen Bayu Saputra, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus meninjau aktivitas petani di areal ladang Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.10 WITA tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung lahan pertanian warga untuk berdialog dan memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengelola lahan secara produktif.
Dalam kesempatan itu, Aipda Micsen Bayu Saputra mengajak masyarakat mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pertanian, tegalan, hingga pekarangan rumah sebagai Kawasan Rumah Pangan Lestari (P2L). Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung program nasional.
“Kehadiran kami di ladang bersama para petani ini adalah untuk memberikan dukungan moril sekaligus mengajak masyarakat agar terus bersemangat mengoptimalkan lahan produktif yang ada. Pemanfaatan lahan secara maksimal sangat penting guna memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung program nasional,” ujar Aipda Micsen Bayu Saputra.
Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong kemandirian pangan yang dimulai dari desa.
Pendekatan dialogis yang dilakukan Bhabinkamtibmas mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga terlihat antusias menerima ajakan untuk memanfaatkan lahan kosong dengan menanam berbagai komoditas produktif yang dapat menunjang kebutuhan pangan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Desa Semamung tetap aman dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam mendukung pembangunan serta ketahanan pangan nasional.
(Hps/Rico Ray)
