SUMBAWA BESAR,NTB, Jurnal09.com – Di tengah derasnya arus informasi, kecepatan pemberitaan perlu berjalan beriringan dengan ketepatan data. Hal itu menjadi salah satu perhatian Polres Sumbawa saat memperkuat komunikasi dengan insan pers melalui silaturahmi bersama sekitar 20 wartawan dari berbagai media di Kabupaten Sumbawa.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rupatama Polres Sumbawa, Senin (31/8/2026) pagi, menjadi ruang dialog antara kepolisian dan wartawan untuk memperkuat koordinasi, konfirmasi serta keterbukaan informasi kepada publik.
Kegiatan tersebut berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WITA dan dihadiri Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., Kasiwas AKP Nurwakit, Kasi Humas Polres Sumbawa IPTU Zainal Arifin, Ketua PWI Kabupaten Sumbawa M. Zainuddin, serta wartawan dari media cetak, elektronik dan siber.
Dalam pertemuan itu, Kapolres Sumbawa menyampaikan apresiasi kepada awak media yang selama ini menjalankan tugas jurnalistik di wilayah hukum Polres Sumbawa.
Namun, lebih dari sekadar membangun hubungan baik, Kapolres menekankan pentingnya komunikasi dua arah ketika muncul informasi atau peristiwa yang berkaitan dengan kepolisian.
“Kami berharap hubungan antara Polres Sumbawa dan seluruh awak media semakin solid. Koordinasi dan konfirmasi timbal balik sangat krusial agar informasi yang sampai kepada masyarakat senantiasa akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Marieta.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah cepatnya penyebaran informasi, termasuk melalui media sosial. Informasi yang belum terverifikasi dapat dengan mudah berkembang menjadi persepsi publik apabila tidak segera diklarifikasi melalui sumber yang berwenang.
Karena itu, Polres Sumbawa mendorong agar komunikasi dan konfirmasi dilakukan sebelum sebuah informasi mengenai institusi kepolisian diterbitkan sebagai berita.
Kasi Humas Baru Perkuat Pintu Informasi
Dalam kesempatan tersebut, Polres Sumbawa juga memperkenalkan Kasi Humas Polres Sumbawa IPTU Zainal Arifin, S.H. kepada para awak media.
Sebagai pejabat baru di lingkungan Humas Polres Sumbawa, Zainal mengajak insan pers membangun sinergi dalam pengelolaan informasi publik.
“Kami mengajak rekan-rekan insan pers untuk terus saling bersinergi dan bahu-membahu dalam mengelola arus informasi, agar publik mendapatkan pemahaman yang benar serta terhindar dari potensi kesalahpahaman,” ujar Zainal.
Kehadiran Kasi Humas definitif tersebut diharapkan dapat memperkuat jalur komunikasi antara wartawan dan kepolisian, terutama ketika media membutuhkan informasi resmi maupun klarifikasi terhadap suatu peristiwa.
Bagi media, akses terhadap sumber resmi menjadi bagian penting dalam proses verifikasi. Sebaliknya, bagi kepolisian, komunikasi dengan pers menjadi salah satu sarana menyampaikan informasi kepada masyarakat secara tepat.
PWI Ingatkan Pentingnya Verifikasi
Ketua PWI Kabupaten Sumbawa M. Zainuddin menyambut baik pertemuan tersebut.

Menurutnya, wartawan memiliki tanggung jawab untuk mengedepankan kehati-hatian dan verifikasi fakta sebelum menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Prinsip tersebut menjadi semakin penting ketika wartawan berhadapan dengan informasi yang beredar luas di media sosial dan belum diketahui kebenarannya.
Karena itu, komunikasi antara media dan kepolisian dinilai dapat membantu proses konfirmasi tanpa menghilangkan fungsi pers sebagai kontrol sosial.
Kemitraan antara kepolisian dan media pada akhirnya bukan berarti media harus kehilangan sikap kritis. Sebaliknya, hubungan profesional dibutuhkan agar setiap pihak menjalankan perannya masing-masing.
Polisi menjalankan tugas pelayanan, pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, sementara pers menjalankan fungsi jurnalistik, termasuk memberikan informasi kepada masyarakat sekaligus melakukan kontrol sosial.
Silaturahmi tersebut kemudian ditutup dengan komitmen untuk terus menjaga komunikasi dan keterbukaan informasi publik yang sehat, sehingga masyarakat Kabupaten Sumbawa memperoleh informasi yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.
(Suci Kelnis)