Sumbawa Besar, NTB, Jurnal09.com – Masyarakat Kabupaten Sumbawa berduka atas wafatnya Jejen Hujaeri Mustopa, tokoh yang selama ini dikenal sebagai sosok pemersatu warga Pasundan sekaligus figur yang aktif membangun keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Sumbawa.
Kabar berpulangnya mantan Ketua Paguyuban Pasundan Sumbawa tersebut menyebar luas dan mengundang rasa kehilangan dari berbagai kalangan. Tidak hanya keluarga besar Paguyuban Pasundan, duka juga merasakan masyarakat lintas etnis, organisasi kemasyarakatan, hingga para tokoh daerah yang selama ini mengenal kedekatan dan pengabdian almarhum.
Semasa hidupnya, Jejen Hujaeri Mustopa dikenal sebagai pribadi yang terbuka, rendah hati, dan memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga persatuan. Di bawah kepemimpinannya, Paguyuban Pasundan Sumbawa berkembang menjadi wadah yang tidak hanya mempererat silaturahmi warga asal Jawa Barat, tetapi juga menjalin hubungan harmonis dengan berbagai kelompok masyarakat di Kabupaten Sumbawa.
Dedikasinya dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan membuat almarhum dihormati oleh banyak pihak. Kehadirannya kerap jembatan menjadi yang memperkuat hubungan antarsuku dan mempererat semangat kebersamaan di Bumi Sabalong Samalewa.
Gelombang ucapan belasungkawa terus mengalir sejak kabar duka tersebut tersebar. Sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan paguyuban, organisasi sosial, hingga warga dari berbagai latar belakang turut hadir memberikan penghormatan terakhir sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan keteladanan almarhum.
Bagi mereka yang mengenalnya, Jejen Hujaeri Mustopa bukan hanya seorang pemimpin organisasi. Ia dikenal sebagai sahabat, saudara, sekaligus sosok yang selalu hadir membantu masyarakat tanpa memandang latar belakang suku maupun golongan.
Kepergian almarhum meninggalkan duka secara mendalam sekaligus kehilangan besar bagi masyarakat Sumbawa. Namun nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan semangat kebersamaan yang selama ini ditanamkannya diyakini akan terus hidup dan menjadi warisan berharga bagi generasi penerus.
Keluarga besar Paguyuban Pasundan Sumbawa bersama masyarakat yang mengenalnya turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta diberikan kemuliaan di alam keabadian.
Selamat jalan, Jejen Hujaeri Mustopa. Jejak pengabdian, keteladanan, dan semangat persaudaraan yang kalian tinggalkan akan selalu dikenang oleh masyarakat Sumbawa.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Penulis, ( Ricko Ray )
